Selasa, 14 Mei 2013

Pengertian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)


PPOK adalah suatu penyakit yang ditandai oleh adanya hambatan aliran udara yang disebabkan oleh bronkhitis kronis dan efisiema atau gabungan keduanya. Obstruktif aliran udara pada umumnya  progresif non reversible atau reversible parsial kadang diikuti oleh hiperaktivitas jalan napas. Terminologi  PPOK telah mengalami beberapa perubahan sejak dicetuskan pertama kali dalam forum internasional “Ciba Guest Symposium 1959” semula dikenal sebagai chronic pulmonary emphyisema and related Conditions, kemudian menjadi chronic airflow limitation, lalu obstructive pulmonary disease kemudian Chronic  Airways Obstructive (CAO), Chronic Aspecific Respiratory Affection (CARA), Chronic Non Specific Lung Disease (CNSLD), dan saat ini lebih dikenal sebagai  Chronic Pulmonary Obstructive Disease (CPOD).
Kelainan patologis, anatomis dan fisiologis terdapat di saluran pernapasan bagian perifer mulai dari bronkiolus terminalis sampai ke alveolus, bagian tersebut merupakan area pertukaran gas yang penting untuk mempertahankan kehidupan manusia. Akibat kelainan tersebut pada PPOK berat akan terjadi gangguan pertukaran gas dan berbagai komplikasinya antar lain gangguan pernapasan.
Penyakit-penyakit paru yang  secara klinis dapat menyebabkan PPOK antara lain asma bronkial, bronkhitis kronis, dan emfisema. Ketiga penyakit tersebut dapat berlanjut kepada PPOK yang berat. Penderita  bronkhitis kronis dan emfisema biasanya perokok berat, dan tidak merasakan gejala apapun sampai usia lanjut. Pada saat itu barulah dirasakan kemampuan untuk bekerja mulai menurun dan batuk-batuk mulai terjadi. Gejala yang ditimbulkan oleh PPOK terjadi bersama-sama dengan gejala primer dari penyakit ini. Bila penyebabnya bronkhitis kronis maka gejala utama adalah produksi sputum yang berlebih, tetapi bila penyebabnya emfisema maka  gejala utamanya dalah kerusakan pada  aveoli dengan keluhan klinis berupa dyspnoe, yang terjadi sehubungan dengan adanya gerak badan.
Sumber :
  1. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. 2003. PPOK, Pedoman Diagnosis Dan Penatalaksaan Di Indonesia. Jakarta.
  2. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007. Profil kesehatan Indonesia 2005. Jakarta.
  3. Alsagaff H,Mukty A. 1995. Dasar-dasar Ilmu Penyakit Paru. Airlangga University Press. Surabaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar